Sabtu, 03 Agustus 2013

Indonesia Lupa (Bagian 2)

Kusut, lusuh, kotor, saat kujumpai Jos pagi ini. Matanya masih bengkak, merah, dan layu raut wajahnya, karena sisa-sisa ia menangis semenjak kepergian neneknya. kuajak dia duduk di warung Mbok Juminem sambil kutawarkan dia sarapan pagi ini.

"Kamu pesan apa Jos?. Tak usah malu-malu kali ini aku yang traktir"
"Makasih mas, aku pesen mie rebus aja." Kata Jos.

Sabtu, 12 Januari 2013

Indonesia Lupa (Bagian 1)

Biasanya sore ini aku lihat Jos berjalan didepan tempat aku nongkrong menyeduh kopi di warung Mbok Juminem. Tetapi sore ini aku tidak melihat batang hidungnya, dan juga rumahnya yang disebelah warung Mbok Juminem yang terkunci rapat-rapat seperti ditinggal penghuninya keluar. Jos adalah anak berusia 13 tahun yang tinggal bersama neneknya yang sudah tua renta. kehidupan sehari-hari Jos berjualan asongan dipinggiran jalan raya lampu merah yg tak jauh dari rumah tempat dia tinggal.

Minggu, 16 Desember 2012

Peran Kunci Dalam Evolusi Manusia


Ilmu pengetahuan manusia, yang sudah berumur puluhan ribu tahun, hingga kini dihinggapi dengan prasangka idealis. Para ilmuwan yang dianggap paling maju sejamannya, meskipun menganggap bahwa evolusi manusia mengalami perubahan, di akhir penelitiannya sering kali menerima hal supranatural dalam proses evolusi manusia. Adalah Darwin yang menemukan bahwa manusia adalah hasil dari  perkembangan berangsur-angsur -- yang juga dipenuhi dengan lompatan-lompatan -- dari bangsa kera Antropoid. Perkembangan tingkat lanjut dari kerabat kera menuju manusia yang kita kenal sekarang tentu bukan hasil dari penciptaan enam-hari seperti yang dimitoskan di buku suci Alkitab, tetapi dari Survival of the Fittest dan Struggle of Existence, teori yang dikembangkan oleh Darwin.

Minggu, 09 September 2012

Filsafat Marxis mengenai Agama


Beberapa waktu lalu umat muslim telah merayakan Hari Raya Idul Fitri. Tidak lama kemudian, tepatnya di bulan Desember, umat kristiani akan merayakan kelahiran Isa Almasih, atau biasa disebut dengan perayaan Natal. Bersamaan dengan dua perayaan keagamaan ini, banyak pertanyaan mengenai pandangan kaum Marxis tentang agama; apakah kaum Marxis percaya Tuhan atau tidak; apakah Marx seorang ateis atau bukan; dll. Tentu, bagi kami ini merupakan pertanyaan yang menarik dan penting, yang layak mendapatkan perhatian dan jawaban yang serius: bagaimana filsafat Marxis berbicara tentang agama.

Terlebih dahulu perlu dipahami, bahwa tujuan utama dari perjuangan kaum Marxis adalah melakukan transformasi sistem kehidupan masyarakat dari kapitalisme ke arah sosialisme, baik pada skala nasional maupun internasional. Sebagai sebuah sistem, kapitalisme, dalam pandangan kaum Marxis, berwatak sangat menindas, tidak adil dan tidak manusiawi. Eksploitasi sistem kapitalis harus dihentikan dan penciptaan tatanan dunia baru sosialis harus diperjuangkan. Perencanaan yang rasional materialis, historis dan dialektis, serta demokratisasi dalam menjalankan produksi sosial, merupakan langkah awal dalam penciptaan tatanan baru yang lebih tinggi di dalam kehidupan masyarakat di mana relasi antar manusia di dalam produksi sosial menjadi relasi yang manusiawi dan bermartabat.

Kamis, 12 Juli 2012

Persperktif Dunia 2012



Situasi dunia sedang berubah dengan kecepatan kilat. Setelah Revolusi Arab, peristiwa-peristiwa saling susul menyusul dengan cepat: gerakan indignados di Spanyol; gelombang pemogokan dan demonstrasi di Yunani; kerusuhan-kerusuhan di Inggris; gerakan di Wisconsin dan gerakan Okupasi di AS; tumbangnya Gaddafi; jatuhnya Papandreou dan Berlusconi; semua ini adalah gejala-gejala dari epos sekarang ini.

Draf Perspektif (Bagian Pertama)

Belokan-belokan tajam yang tiba-tiba ini mengindikasikan bahwa sesuatu yang fundamental sedang berubah. Peristiwa-peristiwa mulai menyentuh semakin banyak kesadaran dari masyarakat luas. Kelas penguasa semakin terpecah dan kebingungan karena dalamnya krisis yang tidak pernah mereka sangka akan terjadi, dan mereka tidak tahu bagaimana menyelesaikannya.

Rabu, 11 Juli 2012

Kudeta Istana di Paraguay dan Masalah Negara

Kudeta istana telah terjadi di Paraguay. Sabtu, 23 Juni 2012, parlemen Paraguay menggulingkan Fernando Lugo, presiden yang terpilih secara demokratis. Parlemen yang didominasi oleh wakil-wakil oligarki Paraguay itu menilai bahwa Lugo telah gagal memenuhi kewajibannya dalam memelihara tertib sosial. 


Khas adab dan fatsun burjuis, kudeta itu menempuh jalur yang konstitusional.
Dasarnya “jelas.” Konstitusi Paraguay pasal 225 mengizinkan pemakzulan bila presiden dinilai menyalahgunakan jabatan atau melakukan kejahatan. Wakil-wakil oligarki menggunakan pasal itu pasca insiden berdarah konflik agraria 15 Juni, yang menewaskan 6 orang polisi dan 11 orang petani. Melalui pemungutan suara, parlemen menggulingkan Lugo dengan 39 suara pro dan 4 suara kontra. Benar-benar konstitusional!

Rabu, 20 Juni 2012

Teriakan Bisu (Bag I)

Fajar pagi dari ufuk timur belum menampakkan sinarnya, tetapi pagi itu tubuh renta Mbok Sukinem sudah terjaga mengambil seonggok kayu bakar untuk memasak makanan pagi ini. Kayu yang di ambil dari hutan dan dikumpulkan di belakang pawon (jawa; dapur) di tata rapi untuk di bakar di batu perapian. Mbok Sukinem tidak ingin pergi terlambat lebih dari jam 7 pagi untuk bekerja di perkebunan coklat milik PTPN. Tak ada yang mewah di dapur Mbok Sukinem, gerabah kwali beserta koloninya yang menjadi penghias dapur Mbok Sukinem. Bukan Mbok Sukinem tidak mengenal kompor gas beserta tabung LPG. Tetapi karena Mbok Sukinem tidak mampu untuk membeli program pemerintah itu.