Kusut, lusuh, kotor, saat kujumpai Jos pagi ini. Matanya masih bengkak, merah, dan layu raut wajahnya, karena sisa-sisa ia menangis semenjak kepergian neneknya. kuajak dia duduk di warung Mbok Juminem sambil kutawarkan dia sarapan pagi ini.
"Kamu pesan apa Jos?. Tak usah malu-malu kali ini aku yang traktir"
"Makasih mas, aku pesen mie rebus aja." Kata Jos.